Navigasi Mobile

Rabu, 24 September 2014

Ulat ini Bisa Membuat Keong Menjadi Zombie

suzukijakarta1 - 01.58
sumber gambar: Wikipedia
Jika anda mengira kalau zombie hanya ada di film-film, dan tidak nyata maka sebenarnya hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar, karena ada hewan parasit bernama Leucochloridium yang benar benar mempengaruhi pikiran inangnya, walaupun sains telah menemukan hewan ini sejak lama, tetapai baru pada tahun 2013 seorang ahli Biologi bernama Tomasz WesoÅ‚owski dari Poland’s WrocÅ‚aw University, menyatakan bahwa ternyata Leucochloridium juga dapat mempengaruhi pikiran inangnya (biasanya seekor keong), didalam tubuh keong, Leucochloridium akan bertelur dan akan tumbuh seperti tumor, yang menarik dari parasit ini, ia bukan hanya menyedot nutrisi bintangnya, tapi juga mempengaruhi bintangnya agar keluar ke tempat terbuka, sehingga mata keong yang bergerak seperti ulat akan menarik perhatian burung dan burung akan tertipu karena mengira lalu mata keong tersebut adalah ulat, sehingga ia akan memakannya dan mata keongpun hilang dimakan burung, begitulah kejamnya parasit Leucochloridium


Minggu, 21 September 2014

CIRI-CIRI ORNG BERBOHONG

suzukijakarta1 - 18.24

pada kasus kebohongan yang lebih umum. Pada masa kampanye, berbondong-bondong para calon pejabat mengiklankan dirinya, mengagung-agungkan prestasinya, dan dengan ringan mengumbar janji-janji, mulai dari perbaikan fasilitas publik, pelayanan kesehatan murah, sampai pada pendidikan gratis. Namun, ketika telah terpilih menjadi pejabat negara, realisasinya? Lagi-lagi kebohongan.
Seandainya, di Indonesia ini banyak orang yang memiliki kemampuan Dr. Cal Lightman seperti di serial televisi lie to me, bisa jadi kebohongan menjadi suatu hal yang tabu bagi masyarakat. Bagaimana tidak? dia bisa mengetahui kebohongan seseorang hanya dengan mengamati gerak-gerik orang lain.
Di ranah hukum dan kepolisian, telah dikembangkan teknologi khusus dalam mendeteksi kebohongan, poligraf namanya. Alat ini dirancang khusus untuk mendeteksi fungsi organ tubuh yang bereaksi saat seseorang berbohong. Tapi sayangnya, belum lama ini akurasi poligraf mulai dipertanyakan oleh para ahli. Seperti Joe Navaro (2012) yang mengatakan It merely recognizes physiological changes in reaction to a cue,but it doesn’t detect lies and it can’t.
Mengatasi hal ini, berbagai penelitian dilakukan para ahli lewat perspektif psikologi dan fisiologi. ditemukan beberapa pola tingkah laku yang menunjukkan adanya sesuatu yang disebut dengan “isyarat kebohongan”. Isyarat ini bisa berbentuk verbal, namun tidak jarang juga berbentuk non-verbal.
Kemudian, isyarat kebohongan dikaji lagi oleh dalam sebuah penelitian. Hasilnya, dilaporkan ada 158 macam perilaku yang dapat dikategorikan sebagai isyarat kebohongan (DePaulo, Malone, Lindsay, Muhlenbruck, Charlton, & Cooper, 2003). Dari 158 isyarat ini, penulis akan jelaskan beberapa jenis ciri-ciri orang berbohong yang barangkali bisa di gunakan untuk menangkap kebohongan lawan bicara kamu.

1. Ekspresi Wajah

No mortal can keep a secret. If his lips are silent, he chatters with his finger-tips; betrayal oozes out of him at every pore.” Freud (1905)dasari Paul Ekman dalam mengonsepsi teorinya tentang mikro-ekspresi. Ketika seseorang sedang berbohong, ada beberapa jenis reaksi muncul pada wajah yang menandakan kebohongan seseorang. Oleh karena pembohong menahan kebenarannya, reaksi lain muncul dalam bentuk mikro-ekspresi. Ekspresi yang sangat singkat, dan kurang jelas terlihat.
Ekpresi kebohongan ini, disebutkan oleh DePaulo (2003) dalam beberapa bentuk. Diantaranya ialah saat seseorang mengangkat dagunya, atau menekan bibirnya ke dalam, tanda bahwa dirinya sedang menahan sesuatu. Bisa juga dengan memperhatikan pupil mata yang akan melebar saat seseorang sedang berbohong. Untuk yang terakhir ini, didasari oleh pandangan Zuckerman yang mengatakan gairah muncul ketika berbohong.
2. Gerak tubuh

Meski Ekman telah merumuskan teori mikro-ekspresi, di tahun sebelumnya (1969) dia bersama rekannya, Friesen, telah memiliki hipotesis bahwa tubuh memiliki lebih banyak isyarat daripada wajah. Hipotesis ini dibuktikan kembali oleh Bond dan DePaulo (2006), dengan media video. Mereka menyediakan tiga jenis video yang menampilkan wajah saja, tubuh saja, serta keduanya. Dari penelitian tersebut, isyarat kebohongan lebih banyak didapat dari video nomor dua dan tiga (tubuh saja dan keduanya) daripada nomor satu (wajah saja).
Dengan demikian, hipotesis Ekman dan Friesen teruji, tubuh memiliki isyarat kebohongan yang lebih banyak. Ini dapat dilihat saat seseorang berbohong, dia merasa tidak nyaman dengan duduknya, sering berubah posisi duduk, menggerakan tangan dan jari-jarinya, menggoyang-goyangkan kaki, dan lain-lain. Ketidaknyamanan ini adalah tanda kecemasan, perasaan takut bila nantinya dia akan ketahuan sedang berbohong.

3. Argumen

Pembohong lebih sulit menceritakan hal-hal mendetil dalam argumennya. Seperti deskripsi orang, tempat, tindakan peristiwa, dan waktu kejadian. Dia lebih mendeskiripsikan sesuatu secara umum dengan mengabaikan hal-hal yang sifatnya mendetil. Ini dikarenakan, si pembohong lebih sadar dalam berargumen. Dia akan mengontrol setiap argumennya untuk mengantisipasi kesalahan yang mungkin akan timbul dari argumen yang keluar. Sehingga, untuk menjelaskan detil sesuatu, pembohong lebih berhati-hati dan akan mulai bertanya kepada diri sendiri, “apakah benar yang aku ucapkan?”.
Selain melihat seberapa rinci argumennya, pembohong juga sering melakukan pengulangan kata atau kalimat. Lihat pula bagaimana konsistensi dan koherensi tiap argumen. Pembohong akan lebih sulit dalam berargumen secara konologis, menggunakan logika berpikir yang runtut.
Untuk mendeteksi kebohongan lawan bicara kamu, bisa juga kamu lihat dari spontanitas lawan bicara dalam menanggapi pertanyaan atau argumen yang kamu berikan. Orang yang mengatakan kebenaran, akan merespon lebih spontan daripada yang berbohong. Karena, orang jujur memiliki dasar lebih jelas dibandingkan dengan orang bohong. Orang bohong, perlu memroses otaknya lebih keras (artinya membutuhkan waktu lebih lama) untuk menciptakan sebuah argumen demi kesuksesannya dalam berbohong (membuat lawan bicara percaya).
. Merasa Tegang


Lagi-lagi, pembohong tidak akan luput dari perasaan berbohong. Cemas dan takut ketahuan, nantinya akan membuat seseorang merasakan ketegangan. Ketika ketegangan meningkat, dampak yang akan ditimbulkan dari ketegangan seseorang yang sedang berbohong, bisa berupa intonasi dan frekuensi suara meningkat. Bisa juga, akibat ketegangan tersebut, seseorang yang sedang berbohong mengurangi kontak mata dengan lawan bicaranya.
Perlu digarisbawahi, Ekman , De Paulo , Frank , Mann , O’Sullivan , Vrij berkata tidak ada perilaku tunggal indikasi penipuan. Artinya, setiap perilaku tidak dapat berdiri sendiri tanpa dibarengi dengan perilaku lain. Misal, lawan bicara kamu berulang kali mengubah posisi duduknya, bukan berarti dia sedang berbohong. Bisa jadi ketidaknyamanannya didasari oleh faktor eksternal, misal tempat, pengawasan orang lain, keintiman dengan lawan bicara, dan sebagainya.
Oleh karena itu, ketika kamu melihat ada seseorang yang menunjukan satu isyarat kebohongan, bukan berarti orang tersebut sedang berbohong. Perlu analisis lebih lanjut dengan mengasosiasikan satu isyarat dengan isyarat lain, demi mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Akhirnya, untuk mengetahui apakah seseorang berbohong atau tidak, dibutuhkan kemampuan yang lebih. Kamu harus benar-benar memutar otak untuk merinci pertimbangan-pertimbangan yang dapat memengaruhi akurasi penilaian kamu terhadap kebohongan orang lain. Memang sulit, tapi bukan tidak mungkin. 
dengan kita tida berbohong kita bisa mengurangi kebohongan jadi hindari kebohongan tersebut dari hal kecil berimbas menjadi hall2 besar 

Sabtu, 20 September 2014

DENGAN TIDA BERBOHONG KITA SEHAT ?

suzukijakarta1 - 18.23


  • sebuah penelitian sarap dan kedokteran dengan tida Mengatakan yang sebenarnya bisa merusak kesehatan Anda. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengurangi berbohong dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik seseorang, bahkan mencegah radang tenggorokan dan sakit kepala.
  • Temuan penelitian bertajuk 'Science of Honesty' itu dipaparkan dalam American Psychological Association.
  • Penelitian ini membuktikan, orang yang mengurangi berbohong, meskipun berbohong untuk kebaikan, meningkat kondisi kesehatannya hanya dalam 10 minggu.
  • Psikolog Universitas Notre Dame di Indiana, AS, menanyai 110 reponden berusia 18 hingga 71 tahun untuk menjalani tes deteksi kebohongan dan tes kesehatan secara menyeluruh. 
  • Setiap minggu selama 10 minggu, para peneliti menilai hubungan antarrelasi pada responden, dengan mengukur jumlah kebohongan yang mereka katakan baik besar maupun kecil.
  • Para ilmuwan membagi responden ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diminta tidak mengatakan bohong baik besar maupun kecil selama 10 minggu masa penelitian, sementara kelompok kedua tidak diberikan instruksi apa pun mengenai kebohongan.
  • "Kami menemukan bahwa responden dapat dengan sengaja dan secara dramatis mengurangi kebohongan mereka sehari-hari, dan inilah yang akan dikaitkan dengan kesehatan mereka yang meningkat secara signifikan," kata kepala penelitian itu, Professor Anita Kelly, sebagaimana dikutip MedicalDaily.com
  • Diperkirakan orang Amerika rata-rata 11 kali berbohong  sepekan. Kelompok responden pertama yang diminta mengurangi tiga kebohongan dalam satu minggu, mengaku merasakan  cemas atau terpuruk yang jarang mereka rasakan. Selain itu, keluhan mengenai radang tenggorokan dan sakit kepala juga berkurang.
  • Intinya, para responden yang mengurangi bohong selama penelitan berlangsung, telah meningkat kesehatan fisik dan mental nya.
  • "Data yang telah kami analisa menunjukkan bahwa ada peningkatan hubungan secara signifikan yang berguna untuk meningkatkan kesehatan dan ini terkait dengan kurangnya berkata bohong," ujar salah satu peneliti yang ahli statistik, Lijuan Wang.
  • Para responden yang tergabung dalam kelompok 'tanpa berkata bohong', mengatakan bahwa kini mereka mencoba untuk berkata jujur dibandingkan membesar-besarkan pencapaian mereka, berhenti untuk mencari alasan atas keterlambatan mereka, atau alasan kenapa mereka gagal dalam menjalankan tugas. 
  • Sebagai gantinya, pada responden menhindari berkata bohong dengan menjawab pertayaan yang menyulitkan, dengan pertanyaan lain untuk mengalihkan perhatian.

  •  Tidak berbohong dapat meningkatkan kadar kesehatan seseorang. Itulah kesimpulan yang didapatkan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Anita Kelly, PhD, seorang professor dari University of Notre Dame.
  • Penelitian ini mengikutsertakan 110 orang usia 18-71 tahun yang dibagi ke dalam 2 kelompok. Kelompok yang pertama diminta untuk tidak berbohong selama 10 minggu sementara kelompok lainnya diminta untuk menghitung berapa sering mereka berbohong dalam kurun waktu yang sama. Dalam kurun waktu tersebut setiap peserta penelitian diberikan pertanyaan mengenai kondisi hubungan antarmanusia yang mereka alami, kesehatan emosi dan kesehatan fisik. Terkait kesehatan fisik, para peserta ditanyakan mengenai keluhan sakit kepala atau sulit tidur.
  • Setelah masa penelitian berakhir, maka disimpulkan bahwa kedua kelompok berbohong lebih sedikit dengan kelompok yang diminta untuk tidak berbohong melakukan kebohongan jauh lebih sedikit daripada kelompok lainnya.
  • Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa  kelompok yang berbohong lebih sedikit juga ternyata mengalami keluhan kesehatan fisik lebih sedikit. Saran Dokter  Puasa Ngga Gampang Sakit)
  • Secara medis, hal ini diduga karena hubungan antarmanusia yang lebih sehat dan berbasis rasa percaya satu sama lain memberikan pengaruh baik bagi kesehatan mental dan kesehatan fisik. Hubungan yang tidak didasari kebohongan akan memberikan landasan rasa percaya antarindividu sehingga membuat manusia tidak mengalami stres dan meningkatkan rasa percaya diri. Ini memberikan pengaruh positif pada kesehatan fisik.
  • Menurut sang peneliti, penelitian ini memang ditujukan untuk memotivasi setiap orang untuk tidak banyak berbohong sehingga hubungan antarmanusia lebih harmonis dan bebas tekanan yang tidak perlu.
  • dan banyak buku dan agam memberitahukan bahwa berbohong itu dosa besar yang akan terus membesar dan bisa merusak hidup kita d kedepanya dan sayangngilah diri ita dengan tida berbohong dan berdusta 

Jumat, 19 September 2014

cara menjadi awet muda

suzukijakarta1 - 01.53

Khasiat Air Putih
Jangan pernah bosan dengan teori 1,5 liter air putih sehari. Kandungan hidrogen, oksigen, dan mineral yang terdapat di dalam air putih mampu melancarkan peredaran darah, membuang kotoran dan toksin di dalam tubuh,  serta menjaga kelembapan kulit. Kulit  yang kering lebih cepat mengalami penuaan dibandingkan kulit yang terus terjaga kelembapannya. Sisakan tempat di tas Anda untuk botol minum sehingga frekuensi konsumsi air putih tetap terjaga. 

Relaksasi diri
Beri waktu sejenak selama 5 -10 menit di tengah kesibukan Anda. Istirahat dari depan komputer. Carilah udara segar, tempat Anda bisa beristirahat tenang sejenak. Renggangkan badan Anda dan cobalah duduk. Atur pernapasan  sambil memejamkan mata. Ritual ini dapat menjernihkan pikiran, menyegarkan wajah, dan membuat tubuh Anda lebih relaks. Bila Anda sedang mengalami kerumitan dalam berpikir, cobalah melakukan ritual ini. Berpikir terlalu keras menyebabkan otot-otot wajah menjadi kencang dan timbul kerutan di dahi sehingga wajah Anda terlihat   lebih tua. Tanamkan pola pikir positif. Orang yang mempunyai pikiran positif memiliki raut wajah lebih segar dan awet muda dibandingkan orang yang terlalu banyak berpikir.



Olahraga wajah
Saat  Anda makan, kunyahlah makanan lebih lama, sekitar 10 kali kunyah tiap suap. Gerakan mengunyah ini akan memberikan gerakan pada otot wajah sehingga dapat mengencangkan kulit wajah. Senam wajah ini juga baik untuk menjaga metabolisme tubuh dan pola makan. Karena, dengan mengunyah lebih lama, dapat  membantu usus mencerna makanan lebih cepat dan tubuh akan lekas terasa kenyang dibandingkan makan secara terburu-buru. Otomatis kita juga akan lebih sadar dalam memilih mana makanan yang baik saat hendak menyuapkan makanan secara perlahan.


hindari setres
seperti tertawa lepas memang alternatif untuk menghilangkan setres ,danjuga bisa menonton tv acara yg lucu sehingga bisa membuat anda rilaek dan tida tegang .dan juga mendengarkan musik saya sarankan musik2 lembut bisa membuat anda lebih nyaman ,oalhrag 

Istirahat yang berkualitas
Tidur pada malam hari memerlukan waktu 7 sampai 8 jam untuk memberi waktu tubuh memperbaiki sel dan beristirahat setelah seharian beraktivitas. Jaga kualitas tidur Anda, jangan biarkan otak terlelap dalam keadaan stres. Bersihkan area istirahat Anda dari benda-benda yang mengganggu kenyamanan, seperti laptop dan buku. Buat tempat tidur Anda menjadi zona istirahat  dengan tidak membiasakan melakukan aktivitas lain di tempat tidur selain beristirahat. Bila Anda menempatkan TV di kamar, jangan menyalakannya saat ingin tidur. Ini akan mengulur waktu tidur sehingga mengurangi jam tidur. Matikan semua lampu dan sumber cahaya. Istirahat dalam keadaan gelap membuat tubuh menghasilkan hormon melatonin yang baik bagi pertahanan tubuh dan menjaga sel tubuh dari kerusakan. Hindari  minum air terlalu banyak sebelum tidur, karena Anda akan buang air kecil di tengah jam tidur, sehingga mengganggu tidur Anda.


Masker alami
Selain melakukan perawatan harian, manjakan kulit wajah dengan masker alami buatan sendiri.  Campur putih telur dengan air jeruk lemon, aduk hingga berbuih. Oleskan masker ke wajah yang sudah dibersihkan secara merata. Putih telur berfungsi mengencangkan kulit dan mengecilkan pori-pori. Kandungan proteinnya berguna melembapkan kulit serta mempercepat proses regenerasi. Lemon yang kaya akan vitamin C berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan penuaan. Untuk menjaga elastisitas kulit, gunakan masker ini seminggu sekali.

Jumat, 13 Juni 2014

Inilah Foto-Foto Hewan yang Sedang Berpacaran

suzukijakarta1 - 04.51
Bermesraan atau berpacaran tidak hanya dilakukan oleh makhluk bernama manusia, kegiatan menyenangkan ini juga kerap keli dilakukan oleh makhluk lainnya (yang memiliki kelamin laki-laki dan perempuan) seperti hewan-hewan berikut ini, kerap gaya-gaya mereka berpacaran bahkan lebih romantis jika dibandingkan dengan manusia apalagi anak muda jaman sekarang. 





Inilah Bukti Kerennya Bola yang Dipakai Untuk World Cup 2014

suzukijakarta1 - 03.37
World Cup (Piala dunia) 2014 merupakan salah satu event paling ditunggu-tunggu para penggemar sepak bola di seluruh penjuru dunia, dari anak kecil sampai kakek-kakek, dari laki-laki sampai perempuan, karena World Cup adalah event yang sangat penting tentu saja segalanya harus dipersiapkan dengan sempurna, termasuk bola, bola yang digunakan haruslah bola yang berkualitas tinggi, sedemikian pentingnya hingga NASA melakukan pengetesan terhadap bola Adidas yang akan digunakan untuk world cup 2014, berikut ini videonya (keren banget )

Senin, 09 Juni 2014

Inilah Lukisan-lukisan dengan Seribu Makna di Dalamnya

suzukijakarta1 - 07.12
A picture tell a story, satu gambar sebanding dengan seribu kata, banyak sekali pepatah yang mencoba mengatakan bahwa gambar lebih baik daripada kata-kata, dalam satu gambar tersimpan makna yang tak hingga, tergantung bagaimana persepsi anda terhadap gambar tersebut.Berikut ini  adalah lukisan lukisan yang memiliki makna tentang apa yang kini sedang terjadi di dunia ini. Silahkan anda maknai sendiri lukisan-lukisan tersebut 



































Next Previous
Editor's Choice